As sayyidah khodijah Al Kubra binti Khuwailid
Cinta pertama
Cinta sejati
Selalu dan untuk selamanya
25 tahun Rasulullah SAW hidup bersamanya.
Dan selama 25 tahun Rasulullah SAW tidak pernah melihat darinya kecuali kecintaan sejati
Dan selama 25 tahun Rasulullah SAW tidak pernah melihat darinya kecuali perhatian
Dan selama 25 tahun Rasulullah SAW tidak pernah melihat darinya kecuali Ketulusan
Dan selama 25 tahun Rasulullah SAW tidak pernah melihat darinya kecuali Dukungan
Dan selama 25 tahun Rasulullah SAW tidak pernah melihat darinya kecuali Kerinduan
Dan selama 25 tahun Rasulullah SAW tidak pernah melihat darinya kecuali Keanggunan
Dan selama 25 tahun Rasulullah SAW tidak pernah melihat darinya kecuali Keindahan
Dan selama 25 tahun Rasulullah SAW tidak pernah melihat darinya kecuali kemuliaan
Ibu dari anak-anaknya.
Nenek bagi Al Hasan wal Husain dan saudara-saudara mereka
Ketika semua mendustai Rasulullah SAW dialah yang senantiasa mempercayainya
Ketika semua kikir dengan hartanya untuk perjuangan Rasulullah SAW dialah yang senantiasa mengorbankan segala harta bendanya untuk kekasihnya.
Sehebat apapun wanita di alam semesta ini, namun tidak akan pernah mampu melebihi as Sayyidah Khadijah Al kubra kekasih sejati Rasulullah SAW.
Tidak pernah Rasulullah mencintai seorang wanita melebihi kecintaannya kepada as Sayyidah Khadijah Al Kubra.
Ketika As Sayyidah A'isyah berbangga sebagai satu-satunya perawan yang dinikahi oleh baginda Rasulullah, maka Baginda berbangga dengan Khodijah yang meraih keperjakaan Rasulullah SAW.
Jauh setelah wafat sang isteri tercinta. Kenangan manis dan kesetiaan di hati Rasulullah tidak pernah pudar.
Setiap kali Rasulullah masuk ke kota Makkah setelah beliau hijrah ke madinah, baik pada saat umrah Al Qodho, maupun Fath Makkah beliau selalu meminta kepada sahabatnya untuk didirikan baginya kemah di Hajuun. Rumah bani hasyim terbuka lebar untuk rasulullah tinggal di makkah. Namun beliau lebih memilih kemah yang sederhana di Hajuun. Ada apa gerangan dengan Hajuun? Di Tanah suci Hajuun disemayamkan isteri tercinta As Sayyidah Khodijah Alkubra.
__________________
Ikuti dan Kunjungi kami & Link streaming:
Website:
www.alhabibahmadnoveljindan.org
www.alfachriyah.org
Twetter:
@habibjindan
@ahmadnsj
@alfachriyah
@majlis_nisa
Facebook:
https://www.facebook.com/ahmadnoveljindan?fref=ts
https://m.facebook.com/pages/Alfachriyah/1506858076258553
http://www.facebook.com/majlisnisa?ref=hl
BBM:
Al fachriyah BroadCast 6 : 566DA348
Al Habib Ahmad Novel Jindan BC 6 full silahkan invite bbm: 7e814fbb
Selasa, 24 November 2015
Senin, 23 November 2015
Mutiara Hikmah
Mutiara Hikmah Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad
berhati hatilah mencari guru
“Bagaimana seseorang dapat disebut sebagai mukmin, jika dia berusaha menyenangkan manusia dengan sesuatu yang membuat Allah itu murka”
“Kasih sayang (persahabatan) yang dipaksakan tidak akan bertahan lama”
“Barangsiapa menempatkan dirinya di hadapan Allah seperti budak di hadapan tuannya, maka dia akan meraih semua kesempurnaan”
“Barangsiapa yang tidak merasa cukup dengan sedikit harta yang dimilikinya, maka harta yang banyak pun tidak akan pernah membuatnya puas. Barangsiapa tidak mengamalkan sedikit ilmu yang dimilikinya, maka ketika memiliki ilmu yang banyak pun dia tidak akan mengamalkannya”
“Tidak ada yang dapat menghibur seseorang yang mengalami musibah seperti menceritakan keadaan orang-orang yang bernasib sama dengannya”
“Seseorang yang terbiasa menggagalkan niat-niat baik yang telah ia tetapkan, maka dia tidak akan memperoleh karunia-karuina yang besar”
“Seseorang hamba tidak akan mencapai hakikat iman sebelum dia merasakan nikmatnya memenuhi keinginan nafsu mereka”
“Beban menyimpan rahasia lebih ringan daripada perasaan khawatir akan terbongkarnya rahasia yang kau ceritakan kepada seseorang”
“Tanda terjelas kesempurnaan akal seseorang adalah jika dia tidak berkeberatan untuk memuji teman-temannya. Tanda terjelas kerendahan hati seseorang adalah jika ia rela diletakkan di akhir padahal ia layak untuk diletakkan di depan. Dan tanda terjelas keikhlasan sesorang adalah jika ia tidak memperdulikan kebencian masyarakat demi mencapai keridhaan Allah”
“Jangan mempercayai ucapan jiwa yang menyatakan bahwa menjadi kaya atau miskin baginya sama saja, sebelum kau uji dia. Jika bukti tidak diperdulikan, tentu setiap orang akan mengakui sesuatu yang tidak dia miliki. Buktilah yang akan membedakan siapa yang jujur dan siapa yang berdusta”
“Barangsiapa mudah mewujudkan cita-cita akhiratnya dan sulit menggapai cita-cita dunianya, maka dia adalah Pewaris Nabi semoga bermanfaat amin
berhati hatilah mencari guru
“Bagaimana seseorang dapat disebut sebagai mukmin, jika dia berusaha menyenangkan manusia dengan sesuatu yang membuat Allah itu murka”
“Kasih sayang (persahabatan) yang dipaksakan tidak akan bertahan lama”
“Barangsiapa menempatkan dirinya di hadapan Allah seperti budak di hadapan tuannya, maka dia akan meraih semua kesempurnaan”
“Barangsiapa yang tidak merasa cukup dengan sedikit harta yang dimilikinya, maka harta yang banyak pun tidak akan pernah membuatnya puas. Barangsiapa tidak mengamalkan sedikit ilmu yang dimilikinya, maka ketika memiliki ilmu yang banyak pun dia tidak akan mengamalkannya”
“Tidak ada yang dapat menghibur seseorang yang mengalami musibah seperti menceritakan keadaan orang-orang yang bernasib sama dengannya”
“Seseorang yang terbiasa menggagalkan niat-niat baik yang telah ia tetapkan, maka dia tidak akan memperoleh karunia-karuina yang besar”
“Seseorang hamba tidak akan mencapai hakikat iman sebelum dia merasakan nikmatnya memenuhi keinginan nafsu mereka”
“Beban menyimpan rahasia lebih ringan daripada perasaan khawatir akan terbongkarnya rahasia yang kau ceritakan kepada seseorang”
“Tanda terjelas kesempurnaan akal seseorang adalah jika dia tidak berkeberatan untuk memuji teman-temannya. Tanda terjelas kerendahan hati seseorang adalah jika ia rela diletakkan di akhir padahal ia layak untuk diletakkan di depan. Dan tanda terjelas keikhlasan sesorang adalah jika ia tidak memperdulikan kebencian masyarakat demi mencapai keridhaan Allah”
“Jangan mempercayai ucapan jiwa yang menyatakan bahwa menjadi kaya atau miskin baginya sama saja, sebelum kau uji dia. Jika bukti tidak diperdulikan, tentu setiap orang akan mengakui sesuatu yang tidak dia miliki. Buktilah yang akan membedakan siapa yang jujur dan siapa yang berdusta”
“Barangsiapa mudah mewujudkan cita-cita akhiratnya dan sulit menggapai cita-cita dunianya, maka dia adalah Pewaris Nabi semoga bermanfaat amin
Langganan:
Postingan (Atom)