MENIMBUN - NIMBUN HARTA
.
Oleh:
@baritarajanasution
Wajir Amirat Sumatera Timur
.
Kebiasaan menabung bukanlah tabiat kaum muslim, Buktinya wadah menabung itu saja berasal dari patung berbentuk celeng (babi) sehingga disebut celengan
.
Kaum muslimin memiliki tabiat memutarkan harta di antara manusia melalui bermuamalah. Misalnya jual-beli, memadukan uang membikin alat produksi untuk berproduksi (bersyirkah), mempercayakan uang untuk diniagakan oleh saudaranya untuk berbagi hasil (qirad), sedekah, infak, memberi hadiah, memberi pemberian, utang-piutang, dan muamalah lainnya
.
Begitu banyak cara muamalah sehingga jalan keberkahan uang itu sangat banyak, sehingga sangat sedikit sekali niat di hati seorang muslim untuk menumpuk harta di tabungan.
Salah satu sahabat terkaya, yaitu Abdurrahman bin 'Auf, tidak pernah membayar zakat maal padahal ia terkenal sangat kaya. Itu karena hartanya itu, setiap kali ia mengambil hasil niaga hasil berkaravan dan berqirad, selalu langsung ia pakai lagi bermuamalah, syirkah dan qirad dengan sahabat lainnya, dan banyak ia pakai untuk memberi hadiah, infak, sedekah, dll. Sehingga ia tak menyimpan harta yang mencapai nisab (20 dinar atau 200 dirham) selama 1 thn.
.
Keberkahan harta bukanlah pada banyak yang disimpan tapi pada perputarannya bermuamalah bersama manusia sehingga kejayaan itu berputar dan kesejahteraan itu didapatkan semua orang. Itulah keindahan cara hidup (dien) islam
.
Ikutilah cara islam, jangan cara yg bathil
.
Banyak ancaman Allah bagi orang yang suka menumpuk harta, Para sahabat dan salafushsholeh itu menghindari menumpuk harta. Salah satunya adalah Abdurrahman bin Auf
.
At-Taubah 9:35
يَوْمَ يُحْمَىٰ عَلَيْهَا فِى نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَىٰ بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوبُهُمْ وَظُهُورُهُمْۖ هَٰذَا مَا كَنَزْتُمْ لِأَنفُسِكُمْ فَذُوقُوا۟ مَا كُنتُمْ تَكْنِزُونَ (Ingatlah) pada hari ketika emas dan perak dipanaskan dalam neraka Jahanam, lalu dengan itu disetrika dahi, lambung dan punggung mereka (seraya dikatakan) kepada mereka, “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah (akibat dari) apa yang kamu simpan itu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar